Tips Mengelola Bisnis Keluarga Agar Sukses

Mengelola sebuah bisnis itu tidaklah mudah, perlu adanya konsistensi dan totalitas dalam menjalankannya.

Karena jika bisnis dijalankan setengah hati, maka nanti hasilnya juga tidak akan berarti. Begitu juga dengan mengelola bisnis keluarga, yang mana di dalamnya ada banyak kepala yang akan ikut campur di dalamnya.

Mengelola bisnis milik sendiri dengan bisnis milik keluarga itu berbeda. Untuk bisnis keluarga, perlu usaha dan kerja keras yang lebih karena ini menyangkut nama besar dan keberlangsungan masa depan keluarga. Anda juga bisa menggunakan uang hasil bisnis untuk daftar joker123 di bandar judi online supaya bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Karena biasanya bisnis keluarga itu akan selalu diwariskan ke generasi penerusnya. Untuk itu bisnis keluarga perlu bisa terus bertahan dan berkembang agar bisa menjadi kebanggaan keluarga.

Nah, untuk kalian yang ingin menjalani bisnis keluarga, yuk simak tips berikut

1.Membuat Aturan yang Jelas dan Bedakan Antara Kepentingan Pribadi / Keluarga dengan Bisnis

Salah satu kelebihan dari bisnis keluarga adanya rasa kedekatan antar pemiliknya. Hanya saja masalah kedekatan ini jika tidak dibuatkan aturan yang jelas nantinya bisa merepotkan. Misalnya saja si A ingin seperti ini, si B ingin seperti itu, akhirnya bisnis malah tidak bisa berjalan baik.

Jadi perlu dibuat aturan yang jelas termasuk peran dan tanggung jawab masing-masing keluarga yang terlihat dalam bisnis tersebut.

Tidak semua anggota keluarga yang ada dalam bisnis keluarga bisa menjadi pemimpin. Pemimpin dalam bisnis keluarga perlu ada satu saja, jika semua menjadi pemimpin maka akan merepotkan.

Jangan lupa juga untuk menyatukan visi misi bisnis, agar semua anggota keluarga yang terlibat bisa sama-sama punya tujuan yang sama.

Nah kadang yang jadi masalah dalam bisnis keluarga adalah menyatukan urusan pribadi / keluarga dalam bisnis. Padahal ini berbeda dan tidak baik jika ada campur tangan urusan keluarga dalam bisnis. Jadi sebaiknya perlu dipisahkan antara urusan keluarga dengan bisnis.

Yang kadang terjadi itu ketiga keluarga sedang ada masalah, kemudian masalah itu dibawa sampai ke urusan bisnis. Padahal masalah itu murni urusan keluarga. Inilah yang perlu dicegah dan tidak baik jika dicampur adukan.

2.Mempersiapkan Generasi Penerus dan Menjaga Transparansi Keuangan

Sifat dari bisnis keluarga adalah dengan mewariskan bisnis tersebut ke generasi selanjutnya. Tapi yang jadi masalah itu kadang ada bisnis keluarga yang akhirnya collapse karena tidak adanya generasi yang mau meneruskan bisnis keluarga.

Tentu ini sangat disayangkan sekali, apalagi jika potensi bisnis keluarga masih sangat besar. Jadi selain mengelola bisnis dari sisi internal, juga perlu mempersiapkan generasi penerus yang nantinya siap meneruskan bisnis tersebut.

Karena bisnis keluarga ini bukan sekadar aset pribadi tetapi aset seluruh keluarga. Masalah keuangan di bisnis keluarga juga sangat sensitif.

 Kadang meskipun sudah dibagi perannya masing-masing, masih saja ada yang merasa curiga dengan pengelola keuangan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya masalah transparansi keuangan perlu diperhatikan. Bisnis keluarga perlu membuat sistem keuangan yang baik dan sistematis, agar semua anggota keluarga yang terlihat bisa dengan mudah melihat kondisi bisnisnya.

Masalah seperti ini bisa diatasi dengan mengimplementasikan software akuntansi Accurate Online. Hanya dalam 1 software saja semua keuangan bisnis dapat dikelola dengan transparan dan akurat.

3.Menjaga Komunikasi yang Efektif

Masalah dalam bisnis keluarga tak jarang diakibatkan karena komunikasi yang buruk antar anggota keluarga.

Masalah transparansi dan komunikasi yang tidak efektif menjadi masalah yang bisa memecah belah bisnis keluarga. Sebaiknya dalam mengelola bisnis keluarga, semuanya perlu dikomunikasi secara terbuka dan efektif, sehingga tidak ada yang merasa ditutupi.

Dalam mengelola bisnis keluarga perlu adanya sinergi dari seluruh anggota keluarga yang terlihat. Dan semua harus menyadari sesuai dengan porsinya masing-masing.

Jangan sampai ada hal-hal sepele yang nantinya bisa jadi masalah besar. Jangan lupa juga dalam bisnis keluarga perlu ada pemimpin yang tegas dan bisa mengambil keputusan secara adil.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kalian terapkan di dalam bisnis keluarga kalian agar bisa sukses. Semoga artikel ini dapat berguna serta bermanfaat untuk kalian.